Tentang Nikah : Obrolan si Nanang dan pak Tukul
Posted by syafree | Under Humor Tuesday Nov 17, 2009BIAYA PERNIKAHAN
Si Nanang dan pak Tukul sedang menonton acara Infotainmen pada suatu sore. Infotainmen itu sedang menceritakan prosesi perkawinan seorang artis. Tampak tayangan yang sangat glamor dari acara pesta sepasang artis itu. Maklumlah, yang menikah adalah Siti Nurhaliza dan suaminya adalah pengusaha yang sangat-luar-biasa kaya.
Tiba-tiba si Nanang bertanya kepada pak Tukul, “Ayah, emang pernikahan itu memakan biaya yang sangat besar ya?”
Pak Tukul menjawab tanpa menolehkan wajahnya dari televisi, “Ayah tak tahu nak, sampai sekarangpun ayah masih tetap mencicil bunganya.”
Si Nanang yang bingung dengan jawaban bapaknya itu, lalu diam saja menonton adegan sang pengantin laki-laki mencium pengantin perempuan.
NIKAH DAN RESTORAN
Pak Tukul memiliki filosofi yang menarik tentang pernikahan. Kata pak Tukul: Pernikahan itu sedikit banyak seperti makan di restoran bersama seorang kawan. Kamu memesan apa yang kamu inginkan. Tapi ketika kamu melihat kawanmu memesan makanan yang lain, kamu berharap memesan hal yang sama dengan pesanan kawanmu itu.
LAUNDRY PALING MAHAL
Selain filosofi analogi restoran, ternyata pak Tukul punya definisi sendiri mengenai pernikahan. Definisi pak Tukul itu adalah: Sebuah jalan yang sangat mahal hanya untuk memperoleh baju yang disetrika tiap hari.


