May
Kabar Buruk untuk Socrates
Posted by syafree at 8:45 AM. Placed in Humor Sukses, Inspirasi Sukses, Mindset Sukses, Sehat Sukses category
KABAR BURUK UNTUK SOCRATES
Adalah Socrates, salah seorang yang saya tahu sebagai orang yang menghindari hal negatf dalam hidupnya. Sebelumnya kita sudah membahas tentang Anda adalah Apa yang Anda Tonton. Artikel kali ini masih berhubungan dengan artikel tersebut, bagaimana sebenarnya kabar dari dunia luar kita sangat berpengaruh terhadap cara berpikir kita. Negatif atau positif, kita yang memilihnya.
Jadi, pada suatu hari seorang pria tergopoh-gopoh mendatangi Socrates dan berkata, “Saya mempunyai beberapa berita untuk Anda.’
Socrates Mengangkat tangannya untuk menghentikan pria yang bersemangat itu.
“Sebelum Anda menyampaikan berita itu, ijinkan saya bertanya tiga hal,” kata Socrates.
“Oh, ehm, baiklah,” jawab pria tersebut salah tingkah.
“Apakah berita yang akan anda ceritakan itu adalah sesuatu yang benar-benar Anda yakini kebenarannya?”
“Uhm… tidak juga,” jawa pria itu ragu. “Tapi saya mendengarnya dari sumber yang dapat dipercaya.”
“Baik, sekarang pertanyaan kedua,” lanjut Socrates. “Apakah berita yang ingin Anda sampaikan itu tentang seseorang yang Anda kenal secara pribadi?”
“Wah, Tidak,” kata pria itu cepat. “Tapi saya kira Anda mengenal orang itu.”
“Baiklah,” kata Socrates. “Izinkan saya mengajukan pertanyaan terakhir. Apakah berita itu positif atau negatif?”
“Yah, sepertinya negatif.”
“Tunggu sebentar,” kata si bijak Socrates. “Anda ingin menceritakan sebuah berita yang tidak Anda ketahui sendiri kebenarannya, tentang seseorang yang tidak anda kenal sama sekali, dan yang bersifat negatif. Begitu kan?”
“Waduh, kedengarannya buruk sekali jika anda mengatakannya seperti itu.” Balas laki-laki itu lugu.
“Saya kira saya tidak perlu mendengar berita dari Anda,” kata Socrates.
Bagaimana kawan? Pernahkah anda memilih untuk tidak mendengar kabar negatif dari orang-orang dan lingkungan dari sekitar Anda?
Kita tidak perlu menjadi Socrates untuk memilih kabar yang kita ingin dengar: kabar positif. Cukup mengurangi waktu nonton tv dan membaca koran. Karena kita tahu, hampir sembilan puluh persen isinya adalah kabar negatif. Tidak percaya? Silakan tonton satu hari di salah satu channel, amati berapa banyak kabar positif yang mereka siarkan. Atau, baca koran satu hari, catat berapa banyak kabar positif yang mereka berita-kan. Saya yakin hampir tidak ada. Karenanya para jurnalis selalu bilang “Bad news is good news.”
Anda punya pilihan: menikmati sajian hal negatif untuk memberi makan ego anda setiap hari. Lalu kabar negatif itu menumpuk di alam bawah sadar And. Kemudian hal negatif itu mempengaruhi cara berpikir anda: dunia ini negatif, penuh dengan kejahatan dan teror, bencana. Anda takut memandang dunia, suram, tak ada masa depan. Oh Tuhan, mengapa dunia ini begitu kejam…? Seperti itu gambarannya. Mudah-mudahan anda selamat dari bunuh diri. Amin.
Tapi Anda punya pilihan lain yang lebih baik; hindari segala macam bentuk kabar negatif. Berita dari koran, gosip dari infotainmen, cerita isu dari tetangga, lagu-lagu melow yang sangat negatif. Bacalah buku-buku yang membagun jiwa. Ngobrollah dengan orang-orang positif yang mempunyai visi hidup yang cerah. Bergabunglah dengan komunitas yang positif dan bersemangat! Dan Anda akan berubah menjadi pribadi yang antusias, positif, optimis, dan bahagia!
Siap?
Salam Sukses!
Baca Juga:
- Saya Pernah Ingin Berhenti dari Oriflame Itu kunci sebenarnya. Jika saya berhenti dari Oriflame--dan saya pernah...
- Pujian adalah Makanan Positif untuk Ego Semua orang suka pujian. Karena itu orang-orang melakukan banyak hal,...
- Untuk Apa? Suatu hari, saya merasa sangat tidak puas dengan pencapaian-pencapaian yang...
- Apakah Anda Pantas untuk Sukses? Akhirnya bergabung juga dengan Oriflame setelah mendengar langsung cerita sukses...
- Uang: Baik atau Buruk untuk Kita? Mengapa kita begitu bingung menghadapi uang? Begitu banyak konflik yang...
Tags: Inspirasi, Mental, Mindset, Motivasi, Pengalaman, Sehat dan Sukses







