December
Bisnis Oriflame: Gaji di atas Standar Kantoran
Posted by Mai at 11:24 AM. Placed in Inspirasi Sukses, Mindset Sukses, Motivasi Sukses, Oriflame category
Bisnis Oriflame: Gaji di atas Standar Kantoran
Tulisan ini saya buat setelah saya baca Starbuck Experience dan Prinsip-Prinsipnya. Kapan-kapan saya ulas isi bukunya deh. Saya hanya ingin langsung praktek. Mempraktekkan prinsip yang membuat bisnis Starbuck begitu menggurita dari Seatle, USA sampai Darjeeling, India. Nah, salah satu prinsipnya adalah, perhatian dan merespon. Maksudnya, Starbuck mendidik seluruh lininya untuk perhatian terhadap kebutuhan pelanggannya dan merespon hal tersebut dengan segera.
Apa hubungannya dengan yang saya lakukan? Ada dong.
Tulisan yang saya sajikan ini, adalah bentuk perhatian saya pada kebutuhan dan keluhan teman-teman sayab?mostly yang sudah pernah saya ajakin bisnis Oriflame+Boss Familyb?tentang bisnis saya dan rasa nyaman mereka pada keadaan keuangan mereka sekarang. Saya merespon dan menjawabnya, lewat tulisan ini.
Kemarin, ketika melayat ke keluarga seorang teman, Seorang teman sekolah yang lain nanya, “Ngantor di mana sekarang Mai?”
Saya jawab sembari menyodorkan alat kerja saya,”Aku bisnis. Nih bisnisku.”
“Masih jaman Mai, ikut gituan? Nggak takut ntar modal habis, MLM ngabisnin modal doang lho.” Kata teman saya itu semangat sambil menyebut A**AY, T**NS, S*N***Y.
“Itu sih tergantung perusahaannya. Oriflame nggak ngabisin modal, Cuma 40 rb doang. Dapetnya bisa juta-juta.” kataku bersemangat.
“Aku nggak pernah tertarik.” Sambungnya mantap.
Saya cuma mesem. Sambil meneguhkan perasaan positif dan pikiran positif, next time dia jadi partner dalam tim saya, insyaAllah. Karena saya yakin, dia akan terus mengupdate perkembangan saya lewat blog saya yang cantik ini. GR mode: on =D hehehe, blog pribadi kan wilayah kekuasaan untuk narsis-narsisan yaaa.. GR amat sangat diperbolehkan.. ^_^V
Well, back on the topic yaa..
Kenapa saya milih bisnis ini ketimbang berkantor dan punya titel karier? Sebenarnya, saya sudah pernah tulis di sini ya. Tapi, nggak ada salahnya saya paparkan beberapa reason yang membuat saya teguh memilih menjalankan bisnis ini.
Saya tuh orangnya nggak mau diatur dan dikendalikan orang lain. Koleris? Yes i am, chloe indeed. Apalagi kalau indigo saya lagi menguat sinyalnya, waaahhh… bagi yang barrruuu kenal saya pasti mikirnya saya songong binti sombong deh. Saya ngomongnya teges, tanpa basa-basi. Jeleknya saya nih, saya moody ampun-ampunan, sensitif nggak kira-kira, kalau nyindir pedes kata-katanya.
Saya pernah kerja berkarier di kantor. As a jurnalis, as a copywriter, as an editor, as a writer, as a teacher. Semua pernah. Tapi karena saya mengenal diri saya, saya putuskan, enggak mau kerja kantoran lagi.
Tau nggak, kenapa?
Saya nggak bisa diatur orang. Saya nggak bisa dikasih dateline. Tanya deh sama senior saya, mas AA Kunto, dia paling geregetan kalau sampai batas dateline tulisan saya nggak rampung-rampung. Sekalinya rampung, mepet waktu. Dia yang senut-senut sport jantung.
Terus, kalau udah decide nggak pengen ngantor, berarti saya termasuk orang yang have no need for achievement gitu? Hohoho.. Totally wrong, my friends.
Saya tuh orang yang menghargai kemampuan dan bakat saya. Saya tahu betul saya bisa apa. Saya juga tetap butuh penghargaan, pencapaian, dan aktualisasi eksisistensi diri. Tiga hal yang saya sebut barusan, bisa kok didapat tanpa harus ngantor.
Saya hanya nggak mau diatur orang, saya hanya nggak mau waktu saya terbelenggu kontrak kerja, saya hanya mau wilayah kerja saya nggak terbatas kotak kubikel di ruang kerja. Mostly, saya pengen berpenghasilan besar, dengan prioritas alokasi waktu yang sepenuhnya dikendalikan saya sendiri bukan diikat kontrak kerja.
Guys, Ada yang udah pernah baca Indonesia Salary Handbook 2008/09?
Handbook ini disusun berdasarkan hasil survey KELLYSERVICES–buah perusahaan Human Resources terkemuka di dunia yang berpusat di Michigan,
USA.
Di tahun 2008, pertumbuhan gaji tertinggi adalah di bidang usaha telekomunikasi dan bank/financial.
Kita lihat contoh, di Indonesia, per bulan pegawai bank standar take home pay-nya antara lain:
Gaji Teller Rp 2.jt – Rp 2.5 jt (masa kerja 1-3 tahun)
Gaji Administrasi /Kliring Rp 1.5 jt - Rp 2.25 jt (masa kerja 1-2 th.)
Gaji Administrasi Luar Negeri/LC Rp 2.5 jt - Rp 3.5 jt (masa kerja 2-3 th.)
Gaji Costumer Service Officer Rp 3 jt - Rp 6 jt (masa kerja 2-3 th.)
Gaji Auditor Bank Rp 3 jt - Rp 5 jt (masa kerja 2-3 th.)
Senior Secretary (Sekretaris Direksi) Rp 6.5 jt - Rp 10 jt (masa kerja minimal 5 th.)
Catat ya:
Itu take home pay dengan office hour 9-5, Fullday from Monday-Friday.
Berdasarkan data KellyServices di atas, bisa dilihat masa kerja dan gaji tertinggi pegawai Bank. Gaji segitu, dengan investasi waktu yang buesaaarrr..
Nah, tapi, gaji itu naiknya juga nggak sekencang kerja keras kita menjemput karier kan? Based on my experience, salary itu naiknya cuma setahun sekali. Naiknya Cuma 20% doang dan dengan syarat appraisal kerja kita bagus. Kalau kita males atau prestasinya STD (baca: standar), ya alamat karier mentok bukan?
Salary kita itu juga grafiknya nggak terus menanjak kok. Ada titik penurunannya. Apalagi kalau kita purnatugas alias pensiun. Kayab?nya di Indonesia belum pernah ada deh sejarahnya uang pensiun segede atau lebih gede dari gaji kita sewaktu masih aktif kerja. Setau saya, uang pensiun itu berkurang 40% dari besaran gaji kita.
Itu kalau kita kerja di lembaga pemerintah atau BUMN lho yaaa..
Kalau swasta, apalagi sistemnya kontrak kerja, udah deh, alamat nggak bakal “megang” apa-apa begitu purnatugas.
Saya? Nggak banget deh kaya gitu. I do respect my ownself. Saya nggak pengen kaya Mama, yang puluhan tahun jadi assiten apoteker, di usia tuanya, saving aja nggak bisa karena begitu kecilnya pensiun. *saya nggak sebut jumlahnya, nggak tega. Mommy, i do love u, mom*
Sebenernya bukan maksud riya‘, sombong atau songong ya di sini, tapi gini lho pemikiran saya.. Allah Swt kan kasih kesempatan buat kita buat jemput rizki dari-Nya kan ya.. Kita tuh sama-sama diberi waktu 24 jam dalam sehari. Ya saya ngerasanya, waktu itu akan saya manfaatkan untuk meraih rizki setinggi-tingginya. Mumpung masih diberi kemampuan & kesehatan, gitu. Sepanjang cara meraih rizki tersebut halal dan berkah, saya pilih deh.
Kerja apa dong?
Pilihan kerja banyak, tapi yang dapatnya sepaket, itu yang saya cari. Jadi sekali investasi waktu dan tenaga, dua tiga hasil kita raih. Saya mau, kalau emang saya harus capek kerja, saya dapet nggak Cuma uang, tapi juga pemenuhan tersier sebagai bentuk reward atas capeknya kerja. Males banget deh, kerja capek-capek, dapet duit, tapi duitnya habis lagi buat beli ini itu.
Saya cari yang sekali kerja, dapetnya; uang, mobil, liburan keluar negeri, cash reward dan passive income. Itu semua Cuma ada di bisnis
MLM. See?
Eh iya, MLM itu cuma ada dua di Indonesia lho, yaitu:
1. Oriflame
2. Bukan Oriflame
Heheheb?& (n_n)V peacee..
Ini nih, intip… Saya mau punya penghasilan seperti di bawah ini:
Itu saya ambil dari catatan myLovelyExecutive Director, lho. Jadi dijamin banget keakuratannya. Maknyusss banget deh uang segitu dalam 3 tahun kerja. Kebayang gitu alokasinya buat apa aja.
Bandingin deh sama data KellyService, 3 tahun kerja take home pay-nya berapa? ;D
So, here I am. Build my Biz with suport from BossFam.
Menjemput rejeki dari Allah Swt dengan support full energy dari BossFamilly.
Yuk, sini bareng-bareng merealisasikan mimpi kita di sini.
Kalau pilihannya masih berkarier di kantor sebagai bentuk aktualisasi diri gimana?
Monggo, silakan. Sama seperti pasangan saya yang tetap mengabdi sebagai putra daerah di instansi pemerintah kampung halamannya. Tetapi, tetap sediakan keranjang kedua di bisnis ini. Bisa banget kok sambil ngantor atau ngapain aja. Jadi kerja kita sebagai bentuk aktualisasi diri tetep jalan, sumber pendapatan yang besar juga tetap didapat. Jadi pas purnatugas, nggak PostPowerSyndrom deh. Nggak bingung lagi deh masa tuanya gimana. Bisnis ini adalah bisnis yang SANGAT BISA ANDA JALANKAN sebagai keranjang kedua Anda.
Uang memang bukan segalanya dalam hidup, but remember, nggak ada yang gratis di dunia ini, apa-apa masih harus kebeli pakai uang. Bahkan ibadahpun, sedekahpun, jariyah pun, tetep butuh duit. Yuk, buang ragu, bareng BossFam dijamin sukses itu mudah. Mau? Klik ini ya.
Baca Juga:
- Saya Pernah Ingin Berhenti dari Oriflame Itu kunci sebenarnya. Jika saya berhenti dari Oriflame--dan saya pernah...
- Bisnis Oriflame : 16 Keunggulan Bisnis Networking Bekerja untuk anda sendiri, tapi tidak sendirian. Dalam menjalankan bisnis...
- Bisnis Oriflame: Bisnis Pintar, Bisnis Bergengsi Saya pernah ditanya seorang teman, "Mai, kamu tuh well-educated kok...
- Saatnya Bunda Kerja di Rumah Hai Mbak, Jeng, Bunda, Moms, Masih kerja dari jam 8...
- Bukan Bisnis Bebek Saya jawab: ”Bisnis ini kan bukan bisnis Bebek.. Kita ngajaknya...
Tags: Bisnis Internet, Bisnis Oriflame, Daftar ORIFLAME, gabung Oriflame, Inspirasi, Komunitas, Mental, Mindset, Motivasi, pilihan bisnis online, Sukses, Uang







