Berjalan di Atas Air
Posted by syafree | Under Humor, Inspirasi Sukses, Mindset Sukses Saturday Oct 17, 2009
Alkisah di siang yang terik menyengat, tiga orang sahabat yang sedang berdiskusi memutuskan untuk rehat sejenak. Mereka bersepakat untuk berperahu menikmati es segar di atas air laut di pantai Tanjung tinggi yang berpasir putih. Airnya agak keruh karena sedang surut.
Ketiga orang sahabat itu sepakat untuk patungan menyewa perahu dan mendayungnya agak menjauh dari bibir pantai. Airnya tidak begitu dalam. Ketika mereka sudah duduk tenang, ternyata mereka tidak membawa minuman segarnya. Saking semangatnya mereka lupa untuk membeli softdrink di warung pinggir pantai. “Ok, biar aku aja yang beli.” Kata teman yang pertama menawarkan diri. Dia bangkit, sebelah kakinya menginjak bibir perahu. Mulailah dia berjalan di atas air sampai ke pantai, lalu kembali dengan membawa tiga botol minuman dingin.
Ketika hendak membuka botol itu, ternyata sang teman yang membeli minuman itu lupa membawa pembuka botolnya. Ngakaklah mereka bertiga karena kebodohan konyol itu. Lalu bangkit teman kedua, “Biar aku saja. Dasar konyol.” Dia meletakkan sebelah kakinya di pinggir perahu, menarik nafas panjang, berkonsentrasi. Berjalanlah ia di atas air asin sampai ke bibir pantai. Dia kembali dengan cepat membawa pembuka botol dengan berjalan di atas air juga.
Mereka bertiga pun dapat menikmati minuman segar mereka di tengah panasnya udara siang menjelang sore. Tapi ada yang kurang. Alangkah enaknya jika minuman itu ditambah dengan snack dan kacang kulit. Lalu teman ketiga menawarkan diri untuk membelinya. Tapi kedua orang temannya tadi melarangnya. Dia tetap memaksa. Dia berdiri di pinggir perahu seperti kedua orang temannya tadi. Mengangkat sebelah kakinya ke atas air dan… BYURR. Dia tercebur dan berjuang untuk tetap mengapung, kedua kawannya sigap menangkap lengan kawan yang tercebur itu.
Setelah teman yang malang itu berhasil ditarik ke atas perahu dengan selamat, terengah-engah dengan tubuh kuyup. Dia bertanya, “Kok kalian bisa sih berjalan di atas air itu?”
Kedua temannya itu saling pandang cekikikan, “Oh itu, karena kami menginjak batu-batu yang menonjol sampai ke permukaan. Emang kamu ga liat tadi?”
==>
Cerita adaptasi dari bahasa Inggris ini membuat saya sakit perut terbahak-bahak. Awalnya saya pikir kedua orang teman itu memiliki ilmu sakti yang bisa membuat mereka bisa berjalan di atas air. Ternyata bukan kesaktian yang membuat mereka bisa berjalan di atas air.
Kejelian mereka dalam melihat situasi dan posisi batu yang menonjol ke permukaan air lah yang membuat mereka bisa berjalan di atas air yang keruh.
Sedangkan teman ketiga yang begitu percaya diri dapat melakukan hal yang sama ternyata tidak menguasai ‘ilmu’ yang sama dengan kedua temannya.
Sama seperti halnya dalam kehidupan kita sehari-hari, banyak dari kita yang ‘merasa bisa’ karena melihat orang lain bisa melakukan hal yang sama. Tapi mereka tidak memahami apa-apa yang telah ‘diketahui’ oleh orang yang telah berhasil melakukan hal tersebut. Sehingga, ketika mereka melakukan sesuatu tanpa bekal dan ilmu yang cukup, mereka pun gagal dan jatuh basah kuyup.
Celakanya, setelah jatuh itu biasanya orang akan berhenti, bukannya berusaha untuk menguasai pengetahuan yang dibutuhkannya. Maka dari itu carilah kawan yang mau membantu kita bangkit dari kejatuhan kita. Banyak kok, asal mau nyari aja.
Dan Cerita di atas masih bersambung ternyata…
==>sambungan<==
Lalu teman yang basah kuyup tadi bertanya heran, “Kok kalian bisa tahu di mana letak batu-batu itu?”
Kedua teman yang ditanya itu saling berpandangan lagi. Senyum-senyum mereka menjawab, “Ya tahulah, Hapal malah. Orang kita tiap pekan datang ke sini. Jangan bilang kalo kamu ga pernah diajak. Kamunya aja yang kalo diajakin selalu banyak alasan.”
==>selesai<==
Salam Sukses J


